kisah Andrea


perbedaan membuatku dan ke-3 temanku semakin akrab dan sangat mengerti apa hidup ini, karena setiap manusia tidak ada yang memiliki sifat yang sama sepenuhnya pasti tentu saja ada yang berbeda, tapi perbedaan menurutku hal yang sangat penting karena aku bisa mengetahui sifat orang bagaimana kita menghadapi orang-orang yang memiliki sifat yang berbeda-beda.

Andrea begitulah orang memanggilku, aku seorang anak broken home keluargaku sudah entah dimana, aku tak pernah tau karena sekarang aku hanya tinggal bersama kakak laki-lakiku, dia kuliah dari hasil uangnya sendiri dan aku duduk di kelas 2 SMA yang juga dibiayai kakak ku, dia sangat sayang padaku menjagaku dengan sebaik-baiknya aku pulang telat saja Doni (nama kakakku) sudah sibuk mencariku kerumah teman-temanku karena dia tak ingin kehilanganku yang satu-satunya keluarga yang dimilikinya. akupun sangat sayang padanya aku tak punya sosok lain selain dia.

***

waktu itu tanggal 24 Maret 2009 aku sempat mengalami kecelakaan yang cukup parah yang membuat Doni sangat cemas dan takut kehilanganku karena pada saat itu kami telah ditinggal orangtua karena orangtua ku menyuruh kami untuk tinggal dengan siapa diantara mereka, dan kami tidak mau tinggal pisah dari mereka, kami memilih tinggal dengan nenek kami yang pada saat itu sangat menyambut kami dengan senang hati, aku frustasi tak karuan pada saat orangtuaku akan berpisah, aku pernah tak sengaja mendengar mereka ber-2 bertengkar hebat didalam kamar dan aku pada saat itu sudah kelas 3 SMP yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional tapi ada masalah yang membuatku tak dapat berkonsentrasi dalam pelajaranku karena masalah orangtuaku.

aku mengerti perbedaan pendapat mereka, tapi mereka kan punya anak bagaimana nasip anak mereka jika orangtuanya sudah berpisah, apa mereka tidak memikirkan hal kecil itu? kata-kata itu yang ada didalam pikiranku

Doni pada saat itu sangat membenci Ayahku karena tak mau mengalah pada Ibuku selalu saja Ibuku yang mendapat sakitnya, sampai akhirnya mereka bercerai dan aku tidak datang melihat karena aku tak kuat melihat itu terjadi dan aku memilih pergi dengan motorku, dijalan aku sambil menangis tak henti aku memikirkan apa jadinya aku kalau mereka berpisah bagaimana mungkin aku tidak tinggal dengan orangtuaku seutuhnya, aku menarik gas dengan kecepatan yang sangat tinggi sampai aku terlamun dalam pikiranku aku tak melihat ada sebuah mobil yang sedang melaju kencang dihadapanku dan terjadilah tabrakan aku tak menggunakan pengaman apapun terutama helm karena aku sangat kacau saat itu yang tidak ingin melihat sidang perceraian ke-2 orangtuaku. aku tak sadar samasekali, lalu aku terbangun dan sudah ada di sebuah ruangan yang ada di rumah sakit, ketika ku buka mata seluruh tubuhku terasa mati rasa, kepalaku sangat sakit tanganku tak bisa digerakkan, aku melihat seisi ruangan itu tidak ada siapa-siapa. tapi aku dengar suara orang yang sedang berbicara ketika aku akan bangun dari tempat tidur aku menjatuhkan gelas dan membuat seseorang yang sedang berbicara itu menghampiriku dan orang itu adalah sahabatku, keluargaku😥 orangtua dan kakakku, aku menangis saat itu aku menganggap perceraian orangtuaku itu hanya mimpi burukku yang tak pernah terjadi, aku melihat mereka langsung tersenyum tersenyum bahagia tapi mereka semua menangis, aku mencoba berbicara namun tak keluar sedikitpun kata yang keluar dari bibirku, aku tidak tau apa yang terjadi padaku aku menatap orang tuaku dan kupaksakan bicara ‘kalian kenapamenangis? aku tidak apa-apa mah yah’ aku mencoba tersenyum untuk meyakinkan mereka bahwa aku baik-baik saja.

mamaku tidak kuat melihat keadaanku yang saat itu di balut perban dimana-mana, dia menangis dan keluar, ayahku minta maaf padaku sambil memeluk aku, Doni dan sahabat-sahabatku keluar, ayahku tak henti meminta maaf padaku walaupun sudah ku bilang ini bukan salah dia, tapi air matanya yang jatuh terus menerus membuatku kembali berpikir apakah perceraian itu sudah terjadi dan aku pun langsung memasang muka marah pada Ayahku dan aku melepaskan infus yang ada ditanganku dan akupun pergi keluar kamar dengan kondisi yang sangat lemah dan masih parah, Ayahku tak bisa menahanku ketika diluar kamar aku melihat sosok Ibuku yang sangat sedih duduk di ruang tunggu bersama Doni aku mendekati mereka dan aku bertanya pada Ibuku apakah mimpi burukku itu benar-benar terjadi atau tidak dan Ibuku hanya menunduk sambil menangis histeris, Doni memarahiku karena aku keluar dari kamar dia membawaku kembali ke dalam kamar. aku hanya bisa menangis karena aku tidak mau sangat tidak mau itu trjadi tapi percuma menangispun tak ada gunanya, berhari-hari aku diinapkan diRS aku tidak mau berbicara pada siapa-siapa karena aku masih tidak percaya dengan kenyataan yang pahit ini. disaat aku butuh dukungan orangtua dalam memilihkanku sekolah mereka malah memilih untuk bercerai tanpa memberitau aku dan Doni alasan yang masuk akal

sampai pada bulan April aku mghadapi Ujian Nasional sebulan dari kecelakaanku itu aku merasa putus asa tapi aku harus LULUS dengan nilai yang memuaskan hingga aku bisa masuk SMA pilihanku dan tiba saatnya pengumuman kelulusan aku, Dina, Nola, Chika, dan Vina mencari-cari nama masing-masing pada mading bukan hanya kami ber-4 semua anak kelas 3 melakukan hal yang sama dengan kami, lama ku teliti namaku dan akhirnya kutemukan ANDREA AURADINOV hatiku campur aduk pada saat itu, senang, sedih, pengen teriak semua jadi satu dan aku reflek sujud syukur karena ketika melihat nilaiku tinggi. yaAllah seneng banget rasanya aku bisa membanggakan kedua orang tuaku setelah selama 3 tahun ini aku sudah membuat mereka panik memikirkanku

***

apalagi pada 1 tahun yang lalu aku sempat dekat dengan seorang cowok yang bisa dibilang super duper keren banget deh, awalnya aku ditabrak dia pas mau ke kamar mandi ya aku marah2 deh gimana ga marah aku sampe jatuh ke lantai gara2 dia, eh pas liat mukanya hmmmmmmmmm langsung adem, kaya ada yang madamin api. dia minta maaf disitu ya haruslah ya, dia yg nabrak masa aku yang minta maaf, terusnya ngobrol2 ternyata dia anak baru yang udah diomongin sama anak cewek 1 sekolah yang dibilang ganteng itu, ya emang ganteng sih dikit, aku suka sama dia gatau kenapa kalo ngeliat matanya itu kaya di hipnotis rasanya, setelah 2 minggu dekat sama Rafael(nama cowok baru itu) aku ditembak sama dia, gila gapernah sebelumnya aku ditembak sama org yg waktu pdktnya cepet banget, tapi aku suka sama dia keliatannya orangnya baik jadi gasalah aku coba jalanin dulu, karna aku juga butuh perhatian dari orang2, walaupun Doni gada yg ngalahin perhatian sama akunya, seminggu aku jadian sama Rafael aku belum berani bilang sama Doni ketika 1bulan anniv baru aku kenalin ke Doni kalo aku udah jadian sama Rafael, dan anehnya abangku ini sangat setuju sama pilihanku ini, ga kaya biasanya sama cowok2 sebelumnya

dalam sebulan itu baru keluar sifat Rafael yang sebenarnya, ogois,pemarah,pembohong,pengacau, selalu menyakiti aku, sedangkan aku pada saat itu masih sangat brandalan ya karna masih belum bisa nerima kenyataan bahwa orangtuaku sudah berpisah, sebelum aku tau sifat Rafa sesungguhnya aku selalu diajak dirumahnya dan pada saat pulang sekolah dia mengajakku main dirumahnya dan aku mau karena malas juga dirumah, ternyata dirumahnya banyak sekali anak yang tidak baik, mereka sungguh berantakan, cowok maupun cewek semuanya sama, ngerokok, pakai narkoba, alkohol sekejap aku sadar sebelumnya memang aku stress memikirkan orang tuaku, tapi melihat mereka semua aku yakin mereka pasti senasib denganku, anak korban broken home korban perceraian orangtua, dan ternyata Rafa juga! aku sangat marah padanya tentang ini semua, kenapa rumahnya menjadi sarang pemakai narkoba dll. “tadi kamu haus kan Dre? aku ambil minum dulu ya, kamu duduk aja dulu” dengan nada santai tapi tidak menjawab pertanyaanku tadi, aku mulai takut karna mungkin bisa saja Rafa menjebakku, aku bilang padanya aku gamau minum tapi dia tidak perdulikan aku karna sepertinya dia sudah mabok, dan orang mabok itu adalah orang yang bisa melakukan apa saja yang diinginkannya. artinya aku sedang berada di kandang macan yang akan mencengkramku sampai habis.

Rafa datang dengan membawa minuman yang seperti airputih biasa, dan menyuruhku untuk minum, karna aku memang haus, dan aku pikir itu air putih aku minum, belum sampai 5 menit setelah minum itu entah mengapa kepalaku terasa sangat berat dan pusing sekali,mungkin air itu sudah di campur dengan sesuatu yang membuatku mengantuk, dan aku tidak sadar lagi apa yang terjadi aku sudah ada di kamar Rafa aku terbangun kaget melihat aku tidur dikamarnya, aku teriak ketakutan karna Rafa tidak ada dikamar ketika aku teriak berkali2 Rafa datang sambil membawa botol minuman dia mabok berat, dan aku tau apa yang terjadi jika aku tidak pergi dari tempat berbahaya itu, dia mulai merayuku. teriakanku semakin kencang tapi dia mulai mendekatiku aku memukul kepalanya dengan apa saja yang ada disitu, sangat takut perasaanku aku sudah berdosa😥 air mataku membasahi pipi sambil mencari bantuan. dan akhirnya datang Doni dengan Rico(cowo biasa yg mengagumi Andrea sejak lama) Rafa habis dipukuli mereka, lalu Doni melapor pada polisi semua orang di rumah itu di baawa ke kantor polisi

hal itu membuat aku trauma dengan laki-laki aku memeluk Doni sampai menangis dan meminta maaf karena sudah membuatnya kecewa,kami pulang kerumah bersama Rico, sampai dirumah ada mamah ternyata dia sudah tau apa yang terjadi padaaku, diapun memelukku eraaaaaaaaaaaaaaaaattt sekali akupun menangis minta maaf.semua terjadi beik seperti semula

***

dan sekarang aku sudah kelas 3 yang lulus dengan nilai memuaskan aku bisa melanjutkan kuliahku di luar negeri, aku akan berpisah pada sahabat2 ku itu, semuanya akan aku tinggalkan.

pada saat pelepasan ada ramai2 di lapangan dan ternyata itu ulah Rico, dia membuat sesuatu yg membuat orang2 berkumpul dan karna aku penasaran akupun mendekat kerumunan itu dan, jengjerereng dia nyari cara buat nembak gue ternyata, kaget bin terkejut aku, dia ngibarin bendera tulisannya lebay bangetdah haha sampe ketawa ngeliatnya, terus dia nyanyi deh di panggung, “lagu ini spesial banget buat seseorang yang udah 3tahun ada dihati gue, dan semoga abis denger lagu ini dia bisa jadi milik gue” kata Rico sebelum mulai nyanyi

hah?o_O gila buat siapa tuh lagunya, keren banget. ternyata ada orang yang mencintaiku selama itu aku tidak pernah merespon dia, padahal dia baik banget sama aku, mungkin aku harus menebusnya dengan ……… hmm menerimanya mungkin? yaAllah apa ini yang terbaik untukku? aku sebenarnya masih sangat trauma dengan kejadian tahun lalu, tapi sekarang Rafa dan temannya yg lain sudah dipenjara akibat perbuatannya itu.

lagupun selesai dinyanyikan, dia melakukan atraksi yg aneh banget, tapi bikin temen2 ketawa, dan aku? aku malah heran terbengong2, dan penutup dia menanyakan apakah aku mau menerimanya atau tidak, dia sudah mencintaiku selama 3tahun dia mencari waktu yang tepat untuk mengatakan itu semua, dan akupun menjawab “iya🙂 ”

sampai dirumah aku dapat kabar baik, mama dan papa ku rujuk, mereka kembali lagi bersatu senang sekali aku mendengarnya, lalu aku melanjutkan kuliahku di Australia bersama Rico, dan tentu saja Doni ikut mendampingiku disana

-SELESAI-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s