cinta dan benci


aku sangat menyanyangi kamu udah kurang lebih 10 bulan kita jadian, tapi kamu selalu aja buat aku menangis karna kamu akan pergi jauh dari jakarta, gatau kenapa tiap malam aku mendengar suaramu di telepon aku selalu mengeluarkan air mataku, entah mengapa ketika akan merayakan hari jadi kita berdua, aku merasa sudah tidak mencintainya lagi gatau kenapa padahal aku sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk menyiapkan acara kita berdua, rasanya aneh banget ketika kamu ninggalin aku keluar kota, rasa sayang aku lama-lama pudar seiring berjalannya waktu, tanpa kamu memberi kabar padaku aku sesungguhnya sudaah mencoba menanyakan kabarmu tapi tidak pernah bisa, aku sungguh masih sayang kamu, walau kau tak pernah memberi kabar padaku selama 3 bulan kau meninggalkanku keluar kota

tiap malam aku selalu mengingatmu, tapi aku selalu bertanya tanya apakah kamu juga mengingatku?? sedih banget rasanya 3 bulan kita terpisah tanpa adanya komunikasi, aku takut kamu meninggalkanku, karna aku sudah terlanjur mencintaimu, ketika kau kembali kau juga tak bilang padaku, tapi aku menyiapkan semuanya seakan aku tau kau akan datang, kejadian itu pun terjadi, aku merasa sudah tidak ada rasa padanya, dan ketika aku sudah menyiapkan segalanya untuk menyambutnya entah mengapa aku takut bertemu dengannya, rasa takut itu datang tiba-tiba tanpa aku mau dan tanpa kuduga.

dan pada hari itu seharusnya dia pulang kerumahnya namun yang terjadi dia tidak datang sampai akupun tertidur dirumahnya aku sangat kecewa pada malam itu, padahal pada malam harinya tepat jam 00:00 WIB aku sudah mengucapkan kapan pulang kepadanya tapi sampai aku tertidur di rumahnya dia tidak kunjung datang, selalu ada pertanyaan yang terlintas di kepalaku dan diseluruh hidupku pada saat itu apa dia sudah benar-benar melupakanku atau tidak?😥 tidak biasanya dia tidak mengabari keadaannya padaku, itu semenjak dia pergi keluar kota selama 3 bulan itu, dia berubah total, kenapa dia? mengapa ga ada kabar? selalu saja aku bertanya pada semua teman dan sahabatnya tapi merekapun tidak diberi kabar olehnya.😥 kehawatiranku memuncak saat ada kabar bahwa dia sudah kembali ke jakarta, tapi mengapa dia tidak pulang ke rumahnya? orangtuanya sudah sibuk mencari kabar tentangnya takut ada apa-apa. tapi dia malah menginap di rumah temannya yang pergi ke luar kota bersamanya itu tanpa mengabari siapapun termasuk orangtuanya.

3 hari kemudian aku masih menunggu kabar darinya walaupun air mataku habis karena memikirkan yang tidak2 terhadapnya, mengapa pesanku tidak dibalas olehnya?😥 sedih bukan main ketika aku menyiapkan segalanya untuk menyambut dia pulang tapi dia tidak datang, dan akupun diajak temannya yang mengetahui keberadaan dia pada saat itu. dan aku ikut pergi bersamanya, ketika diluar pagar rumah seorang temannya dia sedang asik dengan teman temannya yang lain, dan lagi-lagi air mataku terjatuh😥 padahal aku tidak ingin menangis dihadapan temannya yang mengantar aku itu, ketika temannya melihatku mengeluarkan airmata dia langsung bergegas mengantarkan aku pulang dari tempat itu, di perjalanan temannya selalu memberikan penjelasan padaku tapi aku tidak hiraukan yang dia bicarakan, hanya ada pikiran yang campur aduk jadi satu. rasa kesal, marah, benci semua jadi satu saat itu.

aku yang dulu sangat mencintainya tidak tau mengapa rasa cinta yang amat dalam itu luntur bukan karna dia tidak pulang dan memberi kabar saja tapi semenjak dia pergi keluar kota rasa cinta ku padanya sudah hilang, sangat sulit jika melupakan seseorang yang sangat kita cintai, tapi jika berjalan dengan sendirinya, mengalir sendirinya sangat mudah melupakan seseorang yang sangat kita cintai, aku sekarang mengerti bahwa dia bukan orang yang pantas untukku cintai. dan sejak saat itu aku membuat janji pada diriku sendiri bahwa aku tidak ingin melihat dia lagi walaupun tidak sengaja aku tidak mau melihat,berpapasan atau bertemu dengannya walau itu hanya kebetulan semata, karna sudah cukup dia memberi luka dihatiku.

perasaan sangat mudah berubah tergantung orang itu sendiri, hampir 1bulan ini aku benar2 tidak bertemu dengannya lagi dan sekarang aku malah dekat dengan temannya itu, ternyata aku baru menyadarinya bahwa dia yang selalu ada untukku disaat aku butuh sosok yang bisa memberikan bahunya ketika aku menangis, dan itulah temannya bukan dirinya. aku sudah menyudahi hubunganku dengannya sejak aku melihat dia di rumah temannya itu, dan sampai sekarang aku selalu berdo’a aku tidak ingin melihatnya lagi, karna tidak ingin terpuruk dimasa lalu, karna ada temannya yang bisa ada disampingku menyayangiku melebihi dirinya. rasa sayangku berpindah, cintaku yang dulu padanya sekarang berubah menjadi benci yang amat sangat entah mengapa.

*jangan terlalu mencintai seseorang karena suatu saat kamu akan membenci orang itu melebihi apapun, dan jangan juga kamu membenci seseorang berlebihan karna kamu akan sangat mencintai orang itu.🙂

6 thoughts on “cinta dan benci

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s