Cinta Terlarang


Pada suatu saat ketika aku hendak keluar rumah aku melihat seseorang dari kejauhan, dan ternyata orang itu menghampiriku dengan penuh semangat dari raut wajahnya aku tau dia orang yang ramah dan sopan, dia menghampiriku bersama seorang temannya yang aku kenal karena aku sering melihatnya di tempat itu (rumah yang ada di depan jalan menuju rumahku).

ternyata dia datang cuma ingin berkata bahwa aku diminta temannya untuk membawa aku pada temannya, tapi aku gamau ikut begitu aja bukan karna sombong atau yang lainnya, tapi takut terjadi yang tidak aku inginkan. ketika diminta ikut dengannya aku menolak dengan halus, aku bilang kalo aku sedang buru2 dan dia dapat menerima alasanku dengan wajah yang sedikit murung, tapi tetap sopan.

keesokaan harinya aku jadi lebih sering melihat dia di tempat itu, padahal aku tau itu bukan rumahnya, mungkin saja dia main dengan pemilik rumah itu, aku belum kenal dengannya, tapi sepertinya dia sudah tau nama ku -_- . Oh iya kenalkan aku Dina aku sekolah disalah satu SMA negeri di jakarta aku kelas 2.* kembali lagi ke cerita* tiap malam ketika aku mau main dengan temanku aku selalu saja melihat dia dan teman-temannya ditumah itu. aku lewat rumah itu dengan wajah agak ditundukkan kebawah karena aku tidak mau di lihat mereka, dan pulang dari rumah temanku mereka masih berada di situ -__- aku pernah berfikir “ngapain sih itu orang disitu terus “. selalu saja ada pikiran negatif dari ku, tapi dari kejauhan aku seperti mendengar seseorang memanggil namaku dengan lantang, pas aku lihat — ternyata orang itu yang manggil aku, mau apa dia ya? aku menengok tapi diam saja, cuma menaikkan alis saja yang bermaksud bertanya “ada apa”. dia menghampiriku dengan pasti, dan entah mengapa jantungku berdegup kencang sekali 0_O apa yang terjadi sama jantungku??.

Dia datang cuma bertanya “dari mana din?” dan lagi lagi jantungku seperti akan berhenti, sulit untuk mengeluarkan suara untuk menjawab pertanyaannya itu, tapi aku coba relax dan aku menjawab dengan sangat santai “maen”. dia seperti tidak kehabisan pertanyaan untuku, setelah itu dia menanyakan pertanyaan yang wajar, setelah itu dia menyuruhku cepat pulang karna hari sudah malam, “iya, rumah Dina juga disitu -_- ” kataku.

Dirumah tiba2 aku memikirkannya, padahal aku kan menyukai temannya yang ada di cerita sebelumnya😀 haha

ini memang sifat terburukku, tapi dari situ aku mulai mengenal banyak hal, dan juga mengenal dia lebih dalam, memang pertama aku tidak mengenal dia, bahkan namanyapun aku tidak tau, padahal dia mengenalku. aneh bukan? iya memang aneh banget ceritaku ini tapi ini sungguh terjadi padaku.

ketika keesokan harinya aku akan berangkat sekolah tanpa ku duga ada dia bersiap siap pergi, tapi dia menyapaku ketika aku sedang menunggu bus, aku sangat terkejut ketika dia memanggilku, dan dia menanyakan dimana sekolahku “eh sekolah dimana lo?”. setelah pertanyaan itu aku kaget gatau kenapa aneh aja rasanya dia nanya gituan -_- “hah? hmm depok” aku menjawab dengan gugup. dia bertanya lagi “dimananya?” dan aku pun menjawab lagi “margonda kak” nah dalam jawabanku itu ak bingung untuk menyebut namanya dia, jadi aku cuma bilang dengan ‘kak’ karna gatau namanya. eh baiknya dia bilang “yaudah bareng ane aja, searah kok”. WHAT hatiku dagdigdugder “emang kk mau kemana?” “pulang ke depok juga, ayo bareng”. dan dari situ aku mulai lebih mengenal dia, ternyata dia memang baik dan sopan seperti yang ku bayangkan, murah senyum juga😀

di perjalanan dia menanyakan banyak hal padaku, dari situ aku mulai senang dan merasa nyaman dekatnya, setelah sampai sekolah entah kenapa aku tidak berhenti memikirkan dirinya, kenapa bisa? namanyapun aku tak tau. mulai saat itu aku mencari tau siapa dirinya melalui temannya yang aku kenal, dan juga melalui jejaring sosial, disana aku menemui dia dari profil temannya yang aku kenal dan aku sudah mengetahui namanya🙂

esok harinya ketika aku akan berangkat sekolah menunggu bus, tiba-tiba saja ada seseorang yang memanggilku dari sebuah motor, akupun menengok kearah asal suara itu dan ternyata dia lagi, kak David (nama orang itu) dia sedang melintasi jalan dan karena melihatku dia berhenti lalu mengajakku untuk bareng sama dia lagi, sebenarnya ga enak sih kalo terus2an merepotkan, tapi katanya ga ngerepotin sama sekali, yasudah bareng lagi deh.

di perjalanan menuju sekolah dia menanyakan tentang sekolahku bagaimana, lalu aku juga bertanya soal kuliah padanya, banyak sekali pengetahuan  yang aku dapat darinya, dan saat itu juga perasaanku bercampur aduk jadi satu, entah mengapa aku pun tak mengerti.

apa aku jatuh cinta? hah? lagi? gak mungkin! tapi malamnya ada nomer yang tidak ku ketahui sms aku, dan ternyata itu kak david, dia bertanya padaku mau melanjutkan kuliah kemana, dan akhirnya aku mulai suka padanya, mungkin karena kebaikan hatinya itu dia sudah mencuri hatiku, malam hari itu aku main ketempat temannya, temannya berkata bahwa kak david itu sudah lama menyukaiku, tapi aku ga pernah sadar akan hal itu, makanya dia mulai mencoba mendekatiku. dari situ aku mengerti mengapa dia baik hati padaku, tapi itu tidak membuatku menjauhinya, justru membuat aku lebih dekat dengannya.

sudah cukup lama aku mengenal kak david, aku mulai mencintainya karena keakraban kami, tapi suatu hari aku menerima berita buruk, entah mengapa hatiku sakit banget mendengar berita yang bersifat fakta itu, sungguh membuatku shock mendengarnya! aku gatau mengapa aku harus mengetahui hal itu sekarang? mengapa bukan dari dulu saja, sekarang sudah terlambat dan aku harus mengakuinya dan harus menerimanya.

berita apa itu? yang sampai membuatku shock? itu adalah suatu hal yang paling penting, tapi cinta aku dan kak david itu terlarang, tidak boleh diteruskan kalau ingin semuanya baik-baik saja, mengapa aku harus menerima fakta itu ketika aku sudah mulai bisa move on dari temannya kak david dan sekarang akupun harus mengubur dalam-dalam rasa itu pada kak david, kami itu berbeda. aku, kak david itu berbeda! Keyakinan yang membedakan kita!oleh karena itu aku harus bisa mengubur semua rasaku padanya, walaupun kami saling menyayangi tapi itu terlarang untuk diteruskan!

aku sama sekali tidak habis pikir, wajahnya itu sama sekali tidak memperlihatkan bahwa dia itu seorang nasrani, bahkan wajahnya seperti orang arab -__-” tapi akhirnya aku dekat dengannya dan sekarang sudah bisa mengikhlaskan semuanya, aku, dia, sekarang lebih dekat seperti seorang adik dengan kakak, tidak lebih!.

*janganlah kamu melakukan suatu hal yang dilarang oleh Tuhan, walaupun kau sangat mencintai itu tapi jika berbeda dengan perintah-Nya hentikan pekerjaan itu! Yakinlah bahwa Tuhan akan memberimu yang lebih baik dari sebelumnya*

6 thoughts on “Cinta Terlarang

  1. Sama gw juga hampir merasakan cinta terlarang kya lu gtu tpi gw blum sma” suka sih

    Ywd pasti lu bakal daptin yg lebih segalanya dari dy koc
    Percayalah sobbbbss
    Masih bnyk d luar sana y lu belum temui
    #pera bahasanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s