Satu Juta Pesan Perdamaian Dari Timur


Kamis, 8 Mei 2014 Kampus Tercinta kehadiran tamu dari VOTE, Kontras, PUSAD dan pemain film Cahaya Dari Timur Beta Maluku. Mereka diantaranya adalah Glenn Fredly, Shafira Umm, Irfan Ramly, Irsyad Rafsadie, Haris Azhar dan Pak Asrul (Dosen IISIP).

WP_20140508_002

Dalam acara yang berjudul Satu Juta Pesan Dari Timur tersebut menceritakan bagaimana keadaan Indonesia saat ini, khususnya Indonesia timur. Banyak orang apabila mendengar kata Indonesia Timur pikiran mereka mayoritas tentang kerusuhan, pertentangan, kemiskinan dan hal buruk lainnya. Namun, dengan adanya diskusi tersebut para mahasiswa diajak untuk melihat sisi lain dari timur Indonesia, yang bukan hanya seperti banyak orang katakan.

Mulai dari cerita Glenn yang tertarik untuk bergabung dengan Kontras. Kemudian ia membuat tidak ada lagi perbedaan antara Islam dan Kristen melalui media musik, semua bersatu dengan musik, tak ada perbedaan yang terlihat.

Glenn juga pernah membuat konser di Yogyakarta dengan menghadirkan Slank, Superman Is Dead, Efek Rumah Kaca dan band lainnya sembari membicarakan mengenai isyu Indonesia bagian Timur, dengan tujuan untuk memberi tahu kepada masyarakat bahwa Indonesia bukan hanya memiliki bagian barat, tapi juga ada bagian timurnya.

Indonesia timur dipilih menjadi film Cahaya Dari Timur merupakan sebuah kisah nyata dan juga adalah sebuah potret lain tentang sebuah persan perdamaian dari timur. 80% pemain dari film ini adalah masyarakat lokal di Tulehu dan Posso.

Berikut adalah kutipan dari Glenn:

Semua orang sibuk membahas konflik, tapi tidak ada yang pernah membahas tentang bagaimana konflik itu bisa selesai

Selanjutnya, Irfan Ramly penulis sineas muda dari Maluku Cahaya Dari Timur Beta Maluku

Irfan merupakan anak asli Tulehu, dan pada usia 10 tahun ia sudah akrab sekali dengan konflik disana dan dia mengungsi selama 1,5 tahun.

Dan di usianya yang sudah beranjak 11 tahun Irfan bekerja di suatu LSM untuk perdamaian. Bayangkan saja, anak usia 11 tahun sudah bisa berfikir untuk membuat suatu perdamaian di daerahnya. Irfan memiliki cita-cita yaitu menceritakan pengalamannya kepada semua orang. Menurutnya ada hal yang paling penting yang didapatkan.

Konflik membentuk disiplin baru untuk keluar dari krisis

Proyeknya bersama VOTE ini untuk memberikan ruang yang lebih tentang timur. Bukan membicarakan konflik, tapi membicarakan proses perdamaian.

Kalau terlalu banyak ingatan buruk, beri satu ingatan manis

Kemudian Haris Azhar dari Kontras menjelaskan bahwa ada tiga gradasi manusia menurut sosiolog di Australia

1. Manusia itu ringkih

2. Manusia itu butuh kekuasaan

3. Manusia memiliki rasa solidaritas

Jadi jangan menikmati timur Indonesia hanya untuk jalan-jalan, apabila punya kelebihan alangkah baiknya bila dibagikan kepada mereka.

Terakhir adalah Shafira Umm, pemeran Haspa di film CDT Beta Maluku

Shafira bukanlah berdarah timur, dia pernah meliput acara festival jazz di Ambon tahun 2009 silam, sejak saat itu dia jatuh cinta dengan Ambon dan berniat ingin kembali lagi ke timur Indonesia tersebut.

Benar saja, doanya pun terkabul, Shafira kembali lagi sebagai orang Tulehu dalam film ini. Menurutnya orang lokal Maluku sangat welcome padanya bahkan ia dianggap sebagai orang Ambon oleh warga sekitar. Rasa kekeluargaan yang membuat dirinya sangat merekomendasikan daerah tersebut kepada orang lain.

Shafira menambahkan, bahwa untuk menjadi seorang agen perdamaian bukan hanya di wilayahnya sendiri, tapi jadilah agen perdamaian untuk seluruh wilayah Indonesia.

Tak usah memikirkan bagaimana caranya, seperti Glenn katakan, bisa melalui musik, memberi dukungan, hingga toleransi antar sesama.

Glenn menyempatkan diri menghibur mahasiswa IISIP dipenghujung acara

Glenn menyempatkan diri menghibur mahasiswa IISIP dipenghujung acara

Film tersebut sudah rilis tanggal 19 Juni 2014. Mau tau riview filmnya? tunggu postingan berikutnya ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s