Review Buku “FILOSOFI KOPI” Dewi Lestari (DEE)

niidass (2)
Filosofi Kopi adalah kumpulan cerita dan prosa satu dekade yang ditulis oleh Dewi Lestari, yang biasa dikenal dengan nama pena Dee. Ada delapan belas cerita yang bervariasi yang dipilih majalah Tempo sebagai Karya Sastra Terbaik tahun 2006 dan juga menjadi 5 besar Khatulistiwa Literary Award 2006. Kereeen!!!

Sebenernya buku ini udah satu tahun yang lalu dibeli, alasan pertama membeli buku ini adalah karena gue suka minum kopi, meskipun sekarang harus kurang-kurangin karena gue punya masalah dengan lambung. Selain itu karena penasaran dengan karya mbak Dee satu ini!

Setelah gue baca jadi kepikiran apa mungkin nanti akan dijadikan Film? And yeeaaahhh!!!! Setelah lama buku itu ada di kamar, ada kabar gembira! Filosofi Kopi benar akan di Film-kan.

Continue reading

Advertisements

Akhir Yang Manis di Semester 5

SELAMAT TAHUN BARU 2015!!!!!!!!!!!!

Semoga belum terlambat buat ngucapin Happy New Year buat kalian semua yang ternyata blog ini masih ada aja yang ngunjungin, entah nyasar, salah kamar atau emang kamu kepo, iya kamu.

Terakhir kali update blog ini tanggal 19 September 2014, udah 3 bulan blog ini gue telantarin lagi. Semester 5 dan segala macem tugas kuliah yang bikin gue selingkuh dari blog ini, tapi begitu sayangnya dia dan kalian buat gue balik lagi.

Semester ini banyak banget tugas yang out of the box, banyak surprise yang gue temuin di semester lima ini. Semuanya bikin gue ngerasa tertantang dan ngerasa harus nyelesain apa yang udah gue mulai. Yap! mulai dari dosen yang sangat susah untuk dideskripsikan, tugas yang nggak masuk akal, dan  malah ada dosen yang kalah rajin masuk kuliahnya sama gue, tapi absen gue bolong TIGAK! gimana bisak??!! udah gue jelasin begini begitu dan kemudian absen dibenerin sama dosennya, tapi setelah UTS lembar absen gue masih ada tiga dan sama sekali percuma gue udah ngadu ini itu -__- mau nggak mau gue ya harus masuk terus (emang udah masuk terus padahal).

Continue reading

Thanks For The Lesson

nidas
*menghirup udara di tahun 2014*
Hallooo…Ternyata gue udah satu tahun nggak nulis disini ya, gak berasa banget kita masih dikasih kesempatan menghirup udara yang penuh dengan polusi dan masih bisa merasakan hiruk pikuk juga kerasnya Ibukota.Mungkin ini udah basi banget buat ngucapin “Happy New Year” disini, tapi kali ini gue mau melihat dan mengingat-ingat kembali peristiwa selama satu tahun belakangan ini.
Continue reading

Sementara Itu… [Part 3]

foto: fiksi.kompasiana.com

foto: fiksi.kompasiana.com

Hari ini langit sedang tidak bersahabat, perempuan itu sepertinya sudah mulai akrab dengan awan hitam, langit mendung, dan… hujan.

Iya, akhir-akhir ini hujan sering menjadi tembok besar yang menghalangi perempuan itu bertemu dengan senja. Iya, Senja.

Kali ini hujan datang tanpa permisi dan perempuan itu seperti dengan sengaja menunggu hujan, ia menganggap hujan tau apa yang sedang dirasakannya. Memang, hujan itu bisa menjadi teman tapi tak jarang bisa jadi bumerang sendiri.

Perempuan yang selalu ceria itu kini berubah. Hari-harinya menjadi mendung, sudah lama ia tidak melihat Senja. Secangkir kopi selalu menemaninya kala ia bertemu dengan Senja, tapi tidak sesering dulu. Kini hujanlah yang selalu menemaninya.

***

Sepertinya aku mulai suka dengan Hujan.

Continue reading